Equity = Asset - Liability. Jadi Equity adalah selisih dari nilai Asset dikurangi dengan nilai Liabilitynya.
Jadi Equity adalah besarnya hak atau kepentingan pemilik perusahaan pada harta
perusahaan. Jika kita ingat kembali persamaan dasar akuntansi, sisi kiri
merupakan harta dan sisi kanan merupakan hutang dan ekuitas. Sisi kiri
merupakan sumber daya yang dikuasai perusahaan sedangkan sisi kanan
menunjukkan besarnya kepentingan kreditor dan pemilik terhadap harta
perusahaan. Besarnya kepentingan pemilik atas harta perusahaan disebut
ekuitas.
Istilah ekuitas berasal dari kata equity atau equity of ownership yang
berarti kekayaan bersih perusahaan. Secara sederhana, ia diformulasikan
sebagai total aktiva dikurangi total pasiva. Ekuitas merupakan bagian
hak pemilik dalam perusahaan yaitu selisih antara aktiva dan kewajiban
yang ada, dan dengan demikian tidak merupakan ukuran nilai jual
perusahaan tersebut.pada dasarnya ekuitas berasal dari investasi pemilik
dan hasil usaha perusahaan. Ekuitas akan berkurang terutama dengan
adanya penarikan kembali penyertaan oleh pemilik, pembagian keuntungan
atau karena kerugian.
Contoh paling sederhana penggunaan ketiganya adalah ketika perusahaan
membeli gedung secara kredit. Sama persis dengan perorangan membeli
rumah secara KPR. Misal:
Nilai bangunan: Rp10.000.000.000,- (disingkat jadi 10M)
Uang Kas yang dimiliki: Rp4.000.000.000,- (disingkat jadi 4M)
Sebelum bangunan tersebut dibeli, maka neraca keuangannya adalah sbb:
Asset: 4M
Liability: nol
Equity: 4M
Perusahaan lalu meminjam uang kepada bank sebesar 6M, sehingga neracanya menjadi:
Asset: 10M (dalam bentuk uang cash)
Liability: 6M
Equity: 4M
Dengan uang yang dimiliki, perusahaan membeli gedung tersebut, sehingga neracanya menjadi:
Asset: 10M (dalam bentuk gedung)
Liability: 6M
Equity: 4M
Dihitung dengan menggunakan rumus sbb: Equity = Balance + Credit + Floating Profit – Floating Loss.
No comments:
Post a Comment