PT Equityworld Futures Surabaya - Badai
debu menerjang Cina utara dan Beijing, kamis (4/5) dan membuat otiritas
membatalkan puluhan penerbangan serta menginstruksikan orang tua dan
anak-anak untuk tetap berada di ruangan.
Dilaporkan AFP, badai debu yang menyelimuti gedung-gedung dan
pemukiman di Beijing serta menyebabkan warga harus menutup mulut dan
hidung mereka dengan masker dan bandana.
Situs Bandara Internasional Beijing memanggil setidaknya 48
penerbangan dibatalkan, termasuk enam rute internasional ke Asia dan
Rusia.
Badai debu di Cina umumnya terjadi selama musim semi, ketika angin
dari timur laut membawa debu, pasir dan tanah dari Gurun Gobi ke pusat
kota, dan menutupi daerah perkotaan dengan lapisan cokelat.
Baca juga:
PT Equityworld Futures Surabaya: Emas Naik Tipis, Federal Reserve AS Akan Menaikkan Suku BungaDampak dari badai, visibilitas di Beijing turun drastis hingga satu kilometer, di pagi hari.
Sementara, dilaporkan situs pemantauan kualitas udara lokal,
aqicn.org partikel besar atau PM10 dipantau di level 900, atau hampir 20
kali eksposur maksimum harinan yang diperbolehkan Organisasi Kesehatan
Dunia (WHO).
Diperkirakan, badai akan menutupi sebagian besar wilayah barat laut China.
Beijing berusaha untuk memerangi fenomena dengan menanam sabuk hijau
atau ruang terbuka hijau di sekitar kota, tetapi meningkatnya
penggurunan di wilayah barat laut menghambat upaya tersebut.
Sumber CNN editing oleh PT Equityworld Futures Surabaya




0 comments: