Equity World Trillium Surabaya – Setelah mencatat tujuh hari kenaikan beruntun, harga emas bergerak relatif stabil. Kekuatan emas kali ini berasal dari kombinasi klasik: melemahnya dolar AS, sementara investor semakin defensif di tengah aksi jual pada obligasi pemerintah dan mata uang lainnya.
Harga emas batangan bertahan di kisaran USD 5.180 per ons, setelah melonjak 3,4% pada hari Selasa—kenaikan harian terbesar sejak April. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa ia “tidak khawatir” terhadap pelemahan dolar, yang kini telah mendorong mata uang AS tersebut ke level terlemah dalam hampir empat tahun.
Tekanan terhadap dolar semakin kuat setelah Bloomberg Dollar Spot Index anjlok 1,1% pada sesi sebelumnya, penurunan harian terbesar sejak April. Dampaknya sederhana: saat dolar melemah, emas terasa lebih “murah” bagi pembeli global—dan hal ini biasanya menjaga permintaan tetap kuat.
DISCLAIMER
Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya
Kunjungi juga :
News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders
Profil Perusahaan Equity World Trillium Surabaya
Ilustrasi Transaksi di Equity World Trillium Surabaya




0 comments: