Equityworld Trillium Surabaya – Spekulator memulai tahun 2024 dengan salah satu pergeseran beruang terbesar pada harga minyak dalam beberapa tahun. Investor menambahkan sekitar 61.000 posisi jual gabungan di Brent dan WTI dalam pekan hingga 2 Januari, menurut data Intercontinental Exchange Inc. dan Commodity Futures Trading Commission. Itu merupakan jumlah terbanyak sejak Maret, dan peningkatan terbesar kedua sejak 2017.
Equityworld Trillium Surabaya – Harga minyak turun untuk pertama kalinya sejak 2020, dengan kerugian disebabkan oleh peningkatan pasokan dari luar OPEC+ dan kekhawatiran bahwa permintaan akan melambat tahun ini, termasuk di Tiongkok sebagai importir terbesar. Meskipun begitu, perang Israel-Hamas, serangan terkait di Laut Merah oleh pemberontak Houthi, dan gangguan pasokan baru-baru ini di Libya memberikan beberapa dukungan.
Brent untuk penyelesaian bulan Maret naik 0,1% menjadi $76,17 per barel pada pukul 9:13 pagi di Singapura.
WTI untuk pengiriman bulan Februari tetap pada $70,71 per barel.
DISCLAIMER: Bertransaksilah
dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority
Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis –
Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta
(BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga
Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal
Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi
Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang
Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi
Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang
Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan
Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara
Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami
untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya
berita terkait Equityworld Futures
sumber ewfpro.com





0 comments: