Equity World Trillium Surabaya – Emas sempat melambung tinggi hingga mencapai rekor tertinggi di atas US$4.380 per ons minggu lalu. Namun reli yang terlalu panas itu segera terkoreksi karena sebagian pelaku pasar menilai harga sudah terlalu tinggi. Meskipun kini turun cukup jauh dari puncaknya, emas masih mencatat kenaikan sekitar 50% sepanjang tahun ini. Lonjakan besar ini didorong oleh pembelian dari bank sentral dan kekhawatiran terhadap pelemahan nilai mata uang akibat meningkatnya utang dan defisit negara. Investor besar maupun ritel juga terus masuk ke ETF emas, meskipun sempat terjadi arus keluar besar dari SPDR Gold Shares pada hari Senin lalu.
Sementara itu, pelaku pasar emas kini memperdebatkan apakah ini hanya jeda sementara sebelum harga naik lagi, atau justru awal dari tren pelemahan. Dalam Konferensi Logam Mulia LBMA di Kyoto pekan ini,
Disclaimer:
Bertransaksilah
dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority
Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis –
Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta
(BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga
Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal
Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi
Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang
Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi
Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang
Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan
Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara
Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami
untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya
berita terkait
News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders
sumber ewfpro.com





0 comments: