Equity World Trillium Surabaya – Sepanjang tahun 2025, logam mulia mencatatkan reli tajam, dengan harga emas melonjak lebih dari 60% dan menandai kenaikan sembilan minggu berturut-turut hingga pekan lalu. Lonjakan ini didorong oleh pembelian besar-besaran oleh bank sentral, arus masuk dana ke ETF, serta meningkatnya permintaan terhadap aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan perdagangan, peningkatan utang dan defisit fiskal, serta kekhawatiran terhadap independensi Federal Reserve.
Sementara itu, harga perak bahkan mencatatkan kenaikan lebih besar, sekitar 80% sepanjang tahun ini, didorong oleh faktor makroekonomi yang sama dengan emas. Di London, minimnya likuiditas memicu lonjakan permintaan global terhadap logam tersebut, membuat harga acuan melonjak di atas harga berjangka di New York. Harga spot emas turun 0,3% menjadi USD 4.238,96 per ons pada pukul 08.01 waktu Singapura, sementara Indeks Dolar Bloomberg naik 0,1%. Harga perak stabil, sedangkan platinum dan paladium melemah.
Disclaimer:
Bertransaksilah dengan Pialang
Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya ,
Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah
Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka
Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi
Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya
Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan
Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek
dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi
Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai
Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka
Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat
Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi
Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya
berita terkait
News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders
sumber ewfpro.com





0 comments: