Equity World Trillium Surabaya – Logam mulia ini masih berada dalam tren bullish, namun pengetatan bank sentral—khususnya dari BoJ setelah komentar Gubernur Kazuo Ueda—serta perpecahan pandangan dalam Federal Open Market Committee (FOMC) menjadi risiko besar bagi harga emas.
Meski begitu, emas menguat lebih dari 3,75% minggu lalu dan tampaknya bersiap menantang level $4.300 pada akhir tahun. Dari sisi data, Institute for Supply Management (ISM) melaporkan bahwa aktivitas manufaktur mengalami kontraksi selama sembilan bulan berturut-turut pada November.
Data lanjutan ISM menunjukkan bahwa harga input meningkat dan pasar tenaga kerja masih berada dalam kondisi minim PHK dan perekrutan.
DISCLAIMER
Bertransaksilah
dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority
Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis –
Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta
(BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga
Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal
Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi
Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang
Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi
Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang
Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan
Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara
Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami
untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya
berita terkait
News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders
sumber ewfpro.com





0 comments: