Equityworld Trillium Surabaya – Harga emas turun pada hari Senin karena imbal hasil yang lebih tinggi setelah naik lebih dari 5% minggu lalu karena pembelian safe-haven meningkat akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah serangan teroris Hamas terhadap Israel awal bulan ini.
Emas untuk pengiriman bulan Desember ditutup turun sebesar US$7,20 menjadi US$1.934,30 per ons.
Harga logam mulia tersebut naik di atas level US$1.900 minggu lalu karena investor beralih ke aset safe haven di tengah gejolak geopolitik ketika Israel bersiap untuk melakukan serangan darat di Jalur Gaza dan Iran mengancam dengan perang yang semakin meluas. Harga emas sempat melemah sebelum gejolak tersebut karena kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan terus meningkatkan suku bunga.
baca
Equityworld Trillium Surabaya – Tanda Penurunan Ekonomi AS
"Meskipun perang Israel-Hamas akan mendorong aliran ke emas sebagai tempat perlindungan, pandangan positif kami terhadap harga emas bergantung pada siklus suku bunga Fed yang mendekati akhir. Hal ini akan mengakibatkan penurunan imbal hasil AS, mengurangi biaya kesempatan emas," demikian catatan ANZ Bank.
DISCLAIMER: Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya dan Sahid Sudirman Centre – Jakarta yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
sumber ewfpro.com





0 comments: